Logika Matematika
ARTIKEL
MAHASISWA STKIP PGRI PACITAN
ARTIKEL TUGAS
MATA KULIAH TEKNIK TEKNOLOGI, INFORMASI ,DAN KOMUNIKASI
PENELITI
1.
Willy Reza Agustin (1884202021)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN
MATEMATIKA SEKOLAH TTINGGI KEGURUAN DAN
ILMU PENDIDIKAN
STKIP
PGRI
PACITAN
LOGIKA MATEMATIKA
KONSEP LOGIKA
1.Secara etiomologis,logika berasal dari
kata yunani “LOGOS” yang berarti kata,ucapan,pikiran secara utuh atau bisa juga
berarti ilmu pengetahuan. (Kusumah,1986)
2.Dalam arti
luas,Logika adalah Suatu cabang ilmu yang mengkaji penurunan-penurunan
kesimpulan yang sahih.
PERNYATAAN
Pernyataan adalah kalimat yang
mempunyai nilai kebenaran (Benar atau Salah)
1.Pernyataan
Primer adalah Pernyataan yang tidak mengandung kata hubung .
2.Pernyataan
Majemuk adalah Pernyataan yang mengandung satu atau lebih kata hubung kalimat.
Pernyataan
Berupa:
1.Pernyataan
Logis
2.Pernyataan
Tidak Logis.
Pernyataan
yang benar dinyatakan mempunyai nilai kebenaran Benar (B)
Pernyataan
yang salah dinyatakan mempunyai nilai kebenaran
Salah (S)
NEGASI ATAU
INGKARAN
Negasi atau Ingkaran dari suatu
pernyataan adalah Pernyataan lain yang di peroleh dengan menambahkan kata
“TIDAK” atau menyisipkan kata “BUKAN” pada pernyataan semula.
KONJUNGSI
Pernyataan
majemuk yang menggunakan kata hubung :DAN” yang disajikan dengan simbol “^”.
DISJUNGSI
Pernyataan
majemuk yang menggunakan kata hubung “ATAU” yang disajikan dengan simbol “V”.
IMPLIKASI
Implikasi Pernyataan majemuk yang menggunakan kata hubung “BILA”.
EKUIVALENSI
Pernyataan majemuk yang
menggunakan kata hubung “BILA dan HANYA BILA”.Kata hubung tersebut disajikan
dengan simbol “ó”
TAUTOLOGI
Suatu bentuk
kalimat mejemuk yang selalu bernilai benar untuk setiap penggantian pengubahnya
dengan sembarang pernyataan.
KONTRADIKSI
Suatu bentuk
kalimat majemuk yang selalu bernilai salah untuk setiap penggantian peubahnya
dengan sembarang pernyataan.
KONTINGENSI
Bila penggantian peubah-peubah
itu dengan pernyataan dapat menghasilkan pernyataan yang benar atau pernyataan
yang salah.
KUANTOR
1.Kuantor Universal,Kuantor ini
memiliki memiliki suatu lambang khusus yang berarti dibaca : “Untuk Setiap”
atau ”Untuk Semua”.
2.Kuantor
Eksistensial,Kuantur ini memiliki suatu jenis lambang tertentu yang berarti
dibaca : ”Beberapa”,”Terdapat”,atau “Ada”.
PENUTUP
Sekian
yang dapat saya sampaikan apabila dalam pengerjaan tugas terdapat segala
kekurangan,apabila dalam bertindak terdapat segala kesalahan,apabila dalam
penulisan terdapat segala kesalahan saya
pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya.Terima kasih.
Komentar
Posting Komentar